4 Jurus KPU Membongkar Hoaks Surat Suara Tercoblos

4 Jurus KPU Membongkar Hoaks Surat Suara Tercoblos

rjpkr88newsflash – Tersebar berita ada tujuh container berisi surat suara telah dicoblos ada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Info itu tersebar luas dalam pesan yang beredar di dalam penduduk.

Menyikapi berita itu, Komisi Penentuan Umum (KPU) yang dengar info pada Rabu (2/1) malam, langsung berjalan ke titik tempat untuk mengecheck berita surat suara itu.

Menggandeng Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu), berita itu langsung di konfirmasi ialah hoax. Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Arief Budiman.

“Kami pastikan berdasar pada info dari Bea Cukai tidak ada berita itu. Tidak ada pula berita jika TNI AL yang temukan. tidak benar. KPU sudah mengambil alih satu container itu. Semua berita bohong,” tegas Arief.

Pro-aktifnya KPU menginvestigasi berita hoax surat suara itu tidak berhenti sampai di kontrol langsung ke TKP. Arief yang berang atas info itu, langsung menyeret tersangka penebar hoax ke jalan hukum.

Berikut 4 jurus KPU membongkar hoaks surat suara tercoblos:

1. Cek di Tanjung Priok

Komisi Penentuan Umum (KPU) serta Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengecheck berita pendapat ada kotak suara tercoblos di lokasi Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ke-2 lembaga ini langsung berjalan saat malam itu ikut, sekejap twit dari politisi Demokrat, Andi Arief merebak di media sosial.

“Kita masih tetap cek di tempat,” kata Komisioner Bawaslu Karunia Bagja pada merdeka.com, Rabu, 2 Desember 2019.

Didapati, berita itu ramai tersebar sesudah Politisi Demokrat Andi Arief diakun Twitter-nya.

“Minta dicek beritanya ada 7 container surat suarayg telah dicoblos di tanjung priok. Agar tidak fitnah berharap dicek kebernarannya. sebab ini berita telah tersebar,” kata Andi.

Akan tetapi cuitan Andi Arief itu tidak lama langsung hilang, disangka dihapus.

2. Gandeng Bea Cukai

KPU memperoleh info ada tujuh container surat suara yang telah tercoblos untuk pasangan capres-cawapres nomer 01 berada di Tanjung Priok.

Sesudah itu, pihak KPU bekerjasama dengan Bea serta Cukai, kepolisian ataupun pihak berkaitan yang lain. Pihak KPU pastikan info yang berkembang ialah berita bohong.

3. Laporkan Penebar Hoax

Komisioner KPU Hasyim Asyari menjelaskan, KPU akan memberikan laporan penebar hoax masalah tujuh container surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priok. Menurutnya, penyebaran berita itu sudah mencoreng wibawa KPU.

“Sebab medelegitimasi KPU menjadi instansi penyelenggara pemilu serta mendelegitimasi proses pemilu,” tuturnya di Gedung Bawaslu RI, Kamis (3/1/2019).

Baginya, penyebaran hoax itu beresiko.

4. Kunjungi Bareskrim Polri

KPU memberikan laporan pembuat serta penebar hoax masalah tujuh container surat suara yang dicoblos ke Bareskrim Polri. Ketua KPU Arief Budiman mendatangi Bareskrim Polri seputar jam 15.20 WIB.

“Kami miliki keharusan membuat pemilu aman damai, luber, adil. Jadi bila ada intimidasi serta aksi yang mengganggu pemilu jadi KPU akan menantang,” kata Arief di Kantor Bareskrim Polri, Kamis (3/1/2019).

Menjadi tanda bukti, KPU membawa salinan tulisan berita, gambar sampai suara yang akan diserahkan pada polisi.

“Ada gambar, suara ada tulisan itu kami berikan,” Arief menandaskan.