5 Hal Tentang Sinterklas yang Belum Diketahui Publik

5 Hal Tentang Sinterklas yang Belum Diketahui Publik

rjpkr88newsflash – Apakah yang terbesit dalam pikiran Anda saat Natal datang? Pohon Natal, hadiah, salju, musim dingin, bulan Desember, berlibur serta bergabung bersama dengan keluarga, atau Sinterklas?

Buat anak kecil, peristiwa Natal ialah waktu dimana mereka bisa berjumpa dengan Sinterklas serta minta suatu kepadanya: hadiah. Beberapa orang tahu jika lelaki tua yang akrab dipanggil Santa itu sering muncul pada saat Natal serta menyetujui permintaan bocah-bocah.

Sinterklas sama dengan pria sepuh berpostur badan cukup gempal, berjenggot panjang, kenakan topi, mantel, celana berwarna merah, menggunakan sarung tangan putih, membawa karung berisi hadiah, hadir melalui cerobong asap, serta mengendarai kereta rusa.

Konon, dia akan mendatangi anak-anak yang berhati baik serta memberi surprise istimewa pada mereka. Namun, apa beberapa orang dalam dunia banyak yang tahu mengenai asal-usul Sinterklas?

Jika belum, tersebut 5 perihal menarik yang dapat Anda kenali mengenai tokoh fiktif itu.

1. Nama Asli

Sinterklas ialah tokoh dalam beberapa budaya yang bercerita mengenai seorang yang menghadiahkan pada anak-anak, terutamanya pada Hari Natal.

Santa datang dari tokoh dalam narasi rakyat di Eropa, yaitu Nikolas dari Myra. Dia ialah orang Yunani kelahiran Anatolia (Latin Asia Minor) pada Era ke-3 Masehi di Patara (Lycia et Pamphylia), kota pelabuhan di Laut Mediterania, serta tinggal di Myra, Lycia (saat ini sisi dari Demre, Turki).

Dia adalah anak tunggal dari keluarga Kristen yang berkecukupan, dari pasangan Epiphanius (bapak) serta Johanna (ibu).

Singkat kata, saat dewasa, Nikolas pilih untuk mengabdikan diri jadi uskup. Waktu itu, dia suka menghadiahkan pada beberapa orang miskin.

Tokoh Santa lalu jadi sisi terpenting dari kebiasaan Natal dalam dunia barat dan di Amerika Latin, Jepang serta sisi lainnya di Asia Timur.

2. Jadi Bintang Iklan Coca-Cola Semenjak 1920

The Coca-Cola Company mulai mengiklankan topik Natal pada 1920-an dengan mengaplikasikan pariwara di majalah-majalah terkenal seperti The Saturday Evening Post. Iklan pertama Santa memakai baju yang terlihat ketat. Ini adalah karya kartunis Amerika-Jerman, Thomas Nast.

Pada tahun 1930, seniman Fred Mizen melukis satu department store Santa di dalam beberapa orang yang minum sebotol Coke. Iklan itu tampilkan air mancur soda paling besar dalam dunia, yang terdapat di pusat belanja Famous Barr Co. di St. Louis, Missouri.

Lukisan karya Mizen dipakai dalam iklan bikin pada musim Natal tahun itu serta tampil di The Saturday Evening Post pada Desember 1930.

3. Jati diri Rusa Sinterklas

Tahukah Anda jika rusa-rusa Santa miliki namanya semasing? Mereka bukan sembarang rusa kutub, tetapi mereka diambil oleh Santa sebab keunikannya.

Delapan rusa Santa yaitu Dasher, Dancer, Prancer, Vixen, Comet, Cupid, Donner serta Blitzen, pertama-tama dikenalkan pada tahun 1823 dalam satu puisi berjudul “A Visit from St Nicolas”. Puisi ini saat ini diketahui menjadi “Twas the Night Before Christmas”.

Dalam puisi A Visit from St. Nicholas, Sinterklas menaiki “kereta salju memiliki ukuran miniatur, serta delapan rusa kutub kecil”, dan rusa kutub yang “bertambah cepat dibanding elang”. Puisi itu tidak menuturkan pekerjaan semasing rusa, akan tetapi mengatakan jika mereka dapat terbang.

4. Alat untuk Mencari Santa

Beberapa orang tua serta anak-anak di Amerika Serikat yang akrab dengan NORAD ‘Santa Tracker’. Aplikasi ini ialah pelacak yang dibikin dengan ketidaksengajaan: kekeliruan nomer telephone dalam media massa.

Pada 1955, iklan Sears cetak nomer telephone itu untuk supaya anak-anak bisa bicara langsung dengan Santa. Akan tetapi, angka itu bukan diperuntukkan untuk Santa, tetapi nomer hp Direktur Operasi US Continental Air Defense, Kolonel Harry Shoup.

Bukannya tutup telephone, Shoup malah memerintah semua stafnya untuk memberikan berita paling baru pada anak-anak mengenai koordinat kereta luncur Santa.

5. Kebiasaan di Pusat Perbelanjaan

Tiap-tiap tahun di seputar berlibur Natal, Santa Claus bisa disaksikan di beberapa mal di semua dunia. Kebiasaan mendatangkan Sinterklas di pusat-pusat perbelanjaan sudah ada semenjak 1890. Pekerjaan ini diawali saat entrepreneur bernama James Edgar, akan memutuskan untuk kenakan pakaian seperti Santa di mal kepunyaannya yang berada di Massachusetts.