5 Hewan yang Dapat Bertahan Hidup dalam Kondisi Ekstrem

5 Hewan yang Dapat Bertahan Hidup dalam Kondisi Ekstrem

rjpkr88newsflash – Telah berapakah banyak perkiraan kiamat yang dibikin manusia sampai sekarang ini. Tidak terhitung banyaknya sampai beberapa orang bingung mesti yakin pada yang manakah. Kiamat dipercaya menjadi akhir satu jaman, di mana tidak ada satu orangpun akan selamat. Akan tetapi, beberapa pakar sudah mengaku jika ada beberapa hewan yang bisa bertahan hidup walau Bumi telah hancur.

Hewan-hewan ini dipercaya oleh pakar bisa hidup dalam suhu panas serta dingin yang berlebihan sekalinya. Tidak tahu kebenarannya, akan tetapi ini ialah klaim mereka.

Berikut 5 hewan yang diklaim bisa bertahan dalam keadaan berlebihan bak kiamat:

1. The Devil Worm

Cacing yang satu ini diklaim bisa hidup walau dunia kiamat. Karena, pakar memandang bila The Devil Worm ini dapat hidup walau dalam suhu panas serta minim oksigen.

The Devil Worm baru diketemukan pada tahun 2011. Mereka diketemukan pada kedalaman 2,2 mil dibawah permukaan Bumi.

Cacing ini habiskan hidup mereka dalam kegelapan serta cuma makan bakteri simpel.

2. Laba-Laba Himalaya

Laba-Laba Himalaya ini dapat bertahan dalam suhu beku. Kebalikan dari The Devil Worm, hewan yang satu ini dapat tinggal di titik sangat paling tinggi di muka bumi.

Dia dapat tahan lama tiada makanan, suhu beku, serta minimnya desakan atmosfer.

Hanya satu sumber nutrisi yang ada untuk laba-laba lompat Himalayan ialah serangga kecil yang hidup disana.

3. Ubur-Ubur Abadi

Ubur-Ubur kekal ini akan tidak alami proses penuaan. Bahkan juga, mereka dapat bertransformasi jadi bayi kembali.

Tidak ada batasan buat hewan ini dapat bertransformasi jadi kembali lebih muda. Dalam keadaan seburuk apa pun, hewan ini akan tetap muda.

4. The Red Flat Bark Beetle

Serangga ini datang dari daerah utara Alaska serta Kanada. Mereka dapat meredam suhu sampai -150 derajat Celcius (-238 Fahrenheit).

Perihal ini berlangsung karena mereka bisa menghasilkan protein antibeku yang menahan kristalisasi darahnya. Darahnya ikut diperkaya dengan gliserol, yang setelah itu hentikan pembekuan.

5. The Pompeii Worm

Cacing laut dalam ini hidup dengan eksklusif di ventilasi panas di basic samudra. Ekor mereka ada di ventilasi, yang sampai suhu sampai 176 derajat Fahrenheit.

Akan tetapi kepala mereka, menyodok keluar dari ventilasi supaya cacing pompeii bisa tangkap mangsa.

Diprediksikan jika ketahanan pada panas dikarenakan oleh susunan bakteri spesial pada badan mereka, yang bisa memberi tingkat isolasi yang besar untuk cacing.