5 Pekerjaan Unik di Inggris Pada Masa Era Victoria

5 Pekerjaan Unik di Inggris Pada Masa Era Victoria

rjpkr88newsflash – Mata pencaharian berbentuk dinamis dari satu masa ke masa yang lainnya. Contohnya, sekarang ini kita kenal type pekerjaan admin sosial media, youtuber sampai influencer yang bahkan juga tidak ada di tahun 80-an.

Begitupun beberapa pekerjaan yang dahulu sudah sempat eksis akan tetapi saat ini sulit didapati. Beberapa salah satunya ialah penjual minyak tanah, juru tulis, serta joki ‘three in one’ yang sudah sempat popular di Jakarta.

Di Inggris, sempat ada pekerjaan yang begitu unik, bahkan juga berkesan horor pada saat pemerintahan Ratu Victoria. Masa Victoria yang disebut berjalan dari 1837 sampai 1901.

Beberapa dari kita akan tidak habis fikir kenapa mata pencaharian itu sempat berada di Inggris, mengingat beberapa salah satunya begitu aneh serta seakan tidak mungkin ada yang ingin kerjakan.

Berikut lima pekerjaan unik di Inggris masa Victoria.

1. Penangkap Tikus

Pada saat Victoria di Inggris, relatif gampang didapati sekawanan tikus yang berkeliling-keliling di dalam rumah atau jalanan. Beberapa masyarakat menjelaskan hewan itu ‘haus darah’, hingga terdengar menakutkan.

Di akhir era 18, Inggris Raya terserang oleh tikus berwarna abu-abu yang tambah lebih besar serta lebih ganas dibanding tikus hitam biasa. Binatang itu demikian meneror bahkan juga konon bisa menggerogoti tangan serta kaki anak-anak.

Untuk mengusir ‘musuh’ itu, beberapa orang mempekerjakan penangkap tikus yang akan dibayar untuk tiap-tiap ekor hewan yang didapatkan.

Beberapa penangkap tikus umumnya datang dari kelompok penduduk kelas bawah, yang sangat terpaksa tangkap hewan menjijikkan untuk memperoleh uang. Meski begitu, waktu itu ada satu penangkap tikus profesional yang begitu tersohor, bernama Jack Black.

Black ialah penangkap tikus pribadi Ratu Victoria. Dia biasa sembunyikan tikus hidup dibalik jasnya. Seringkali dia betul-betul ‘menangkap’, bukan membunuh hewan itu.

Black umumnya jual kembali tikus-tikus hidup yang didapatkan pada bandar judi. Saat itu, judi pun dikerjakan dengan pertandingan beradu anjing. Anjing yang keluar menjadi pemenang ialah yang dapat membunuh sangat banyak tikus dalam tempo spesifik.

2. Gengster Pencuri Mayat

Pada era 19, begitu sulit memperoleh mayat legal untuk jadikan alat eksperimen bagian kedokteran atau anatomi. Cuma jasad aktor kriminil yang diijinkan menjadi alat eksperimen itu.

Mengingat keperluan dunia anatomi akan mayat tinggi sekali, di Inggris berkembang pekerjaan pencuri mayat.

Beberapa gengster pencuri mayat umumnya cuma akan mengambil tubuh, serta tinggalkan perhiasan dan barang bernilai jenazah di peti mati. Hal tersebut karena hukuman buat pencuri jasad lebih mudah di banding merampok barang bernilai.

Meski begitu, praktek pencurian jenazah ini berhenti pada 1832 saat Inggris mengesahkan Undang-Undang Anatomi yang menolong beberapa pakar di beberapa bagian lebih gampang memperoleh jasad untuk eksperimen mereka.

3. Pembuka Gulungan Mumi

Seputar tahun 1822, ada sebagian orang yang dapat memuaskan keingintahuan penduduk berkaitan Mesir lewat cara unik. Dia membuat tontonan publik yang berisi pertunjukan buka gulungan mumi.

Umumnya, pembuka gulungan akan mengaku sudah beli mumi itu dari pihak ke-3. Harga mumi tidak dijelaskan dengan eksplisit.

Tontonan unik itu diselenggarakan tiap-tiap Jumat malam, di mana harga kursi depan akan membayar begitu mahal.

Salah satunya pembuka gulungan mumi yang populer ialah Thomas Pettigrew. Pettigrew jadi kaya serta populer waktu itu, pascapekerjaannya menjadi pemain sandiwara sekaligus juga bertindak buka bungkus mumi diatas panggung.

Dia biasa mengerjakannya sekalian memberi ceramah mengenai budaya Mesir serta bagikan potongan bungkus “kalau-kalau ada yang ingin mencium aroma 4.000 tahun kematian.”

Terakhir, beberapa arkeolog moderen temukan jika banyak mumi yang sebetulnya palsu.

4. Alarm Manusia

Suku Briton sempat mempunyai rutinitas yang begitu unik. Mengingat waktu itu belumlah ada alarm serta telephone genggam, mereka umumnya menyewa orang untuk membangunkan mereka pada pagi hari.

Orang yang terima layanan umumnya akan memakai tiang panjang berbuntut logam serta mengetuk lempengan batu catat yang diletakkan di jendela kamar tidur client. Mereka selalu mengetuk sampai client-nya bangun.

Sang client umumnya akan selekasnya bangun. Hal tersebut mengingat begitu membuat malu buat mereka yang hidup di apartemen padat penghuni jika didapati bangun siang.

Pabrik spesifik umumnya akan mempunyai ‘alarm manusia’ sendiri untuk pastikan beberapa buruh bangun serta kerja pas waktu.

Pekerjaan ini berhenti waktu ditemukannya alarm, sampai pada akhirnya perubahan tehnologi temukan hp di harga yang dapat dijangkau serta mempunyai feature sama.

5. Pemakan Dosa

Sampai pertengahan era ke-19, masyarakat Inggris yakin jika sesudah sesorang wafat, orang yang lain bisa menyerap dosanya dengan mengonsumsi makanan dari dada almarhum.

Keyakinan itu memberi kesempatan pada beberapa ‘pemakan dosa’, yang akan dibayar untuk suatu yang keluar dari dada jenazah, contohnya belatung.

Sejumlah besar pemakan dosa ialah beberapa pengemis. Mereka umumnya akan memperoleh stereotip jelek bila sangat sering ‘memakan dosa’.

Mengenai prosesi ‘memakan dosa’ diakui bisa memudahkan jalan almarhum ke arah surga. Selanjutnya, akan menahan mereka jadi ‘hantu’ yang tidak tenang.

Tidak ada gereja ataupun tempat beribadah lainnya yang membetulkan praktek itu. Gereja-gereja waktu itu condong mendiamkan kebiasaan yang pada akhirnya hilang sesudah penduduk mengerti keanehan aksi mereka.