Ilmuwan Temukan DNA Manusia dari Satu Sejoli Purba

Ilmuwan Temukan DNA Manusia dari Satu Sejoli Purba

rjpkr88newsflash – Ilmuwan di Swiss memublikasikan hasil riset termasuk mengagetkan, yaitu semua ras manusia datang dari gen yang dibuat oleh satu sejoli purba.

Hasil penelitian menunjukkan manusia pertama yang oleh kebiasaan agama Abrahamik—Yahudi, Nasrani, serta Islam—diyakini bernama Adam serta Udara atau Eva ialah riil.

Riset itu dikerjakan oleh ilmuwan Kampus Rockefeller serta Kampus Basel, Swiss. Pemimpin survey besar-besaran pada kode genetik itu adalah Mark Stoeckle serta Thaler.

Rangkuman ini begitu mengagetkan,” kata David Thaler. “Saya, atau kami semua, telah lakukan perlawanan dengan memberi banyak antitesis, tetapi kesimpulannya masih sama, jika semua ras manusia datang dari satu gen sama yang di turunkan dari satu pasangan.”

Sesaat dalam teori evolusi, perhitungan Bumi lama serta manusia moderen berumur pada 100.000 sampai 200.000 tahun.

“Pasangan induk ini, atau Adam serta Udara ini, muncul sesudah momen musibah yang hampir menyapu semua umat manusia. Sedang dalam kitab-kitab suci, Adam serta Udara dibuat menjadi manusia dewasa,” tuturnya.

Tidak hanya manusia, kata ia, hasil riset ikut menyimpulkan jika 9 dari tiap-tiap. 10 spesies hewan ikut datang dari sepasang makhluk sama.

Induk arkais itu, katanya, semua mulai melahirkan pada saat kira-kira sama, yaitu 25.000 tahun yang lalu.

Saat manusia tempatkan sangat banyak penekanan pada ketidaksamaan individu serta grup. Mungkin kita mesti habiskan semakin banyak waktu pada beberapa cara dimana kita serupa keduanya dalam kerajaan hewan yang besar,” kata Stoeckle.

Karena, sambung Stoeckle, studi mereka ikut tunjukkan jika manusia serta hewan begitu serupa dengan genetik keduanya.

Dia menuturkan, budaya, pengalaman hidup, serta beberapa hal lainnya bisa membuat orang begitu berlainan tapi dalam soal biologi basic, semua manusia sama, “seperti burung,” tukasnya.

Perihal sama ikut disampaikan Jesse Ausubel, Direktur Program untuk Lingkungan Manusia di Rockefeller University.

“Jika makhluk Mars datang di Bumi serta berjumpa kawanan merpati dan kerumunan manusia. Seorang akan tidak terlihat lebih bermacam dibanding yang lainnya sama dengan ukuran basic DNA mitokondria.”