Jokowi Menantang Pihak yang Menuduh Dirinya Kriminalisai Ulama

Jokowi Menantang Pihak yang Menuduh Dirinya Kriminalisai Ulama

rjpkr88newsflash – Tim Pergerakan Tangkal Fitnah (GTF) Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menuturkan beberapa rumor hoaks yang disebarkan untuk menjatuhkan calon presiden nomer urut 01. Ada beberapa rumor yang dimaksud diantaranya yaitu Jokowi kriminalisasi ulama.

Menurut GTF skema penyebaran rumor Jokowi mengkriminalisasi ulama ini dikerjakan berkali-kali. GTF pun mengatakan daerah manakah saja yang terkena rumor itu salah satunya Banten, Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Jokowi kelihatannya ‘geram’ sebab selalu didakwa mengkriminalisasi ulama. Bahkan juga Jokowi melawan pihak yang menuduh dianya untuk mengatakan nama ulama yang sudah dikriminalisasi.

“Tolong dikatakan pada saya ulamanya siapa (yang dikriminalisasi),” tutur Jokowi di depan muslimat Nahdlatul Ulama (NU), ulama serta beberapa santri Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019).

Jokowi menuturkan bila ada seorang yang dilaporkan ke kepolisian, lalu kasusnya bergulir sampai ke persidangan serta dikatakan bersalah serta diberi hukuman penjara, jadi itu proses hukum. Akan tetapi, bila yang yang berlangsung demikian sebaliknya, itu baru kriminalisasi.

“Jika ada yang tidak bersalah lalu di masukan ke sel, nah itu baru kriminalisasi,” tuturnya.

Jokowi memandang, berita bohong yang tersebar di tahun politik seperti sekarang ini, menyengaja dibikin untuk memunculkan keresahan di penduduk. Karena itu, Jokowi menyarankan penduduk supaya menyaring info yang di terima.

“Dibikin desas-desus agar dibawah cemas. (Kriminalisasi ulama) ini namanya rumor fitnah. Jika kita tidak menyaring jadinya akan begitu beresiko buat bangsa ini,” kata Jokowi.

TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sempat juga menyentuh masalah rumor kriminalisasi ulama yang dialamatkan ke Jokowi. Menurut TGB rumor kriminalisasi ulama itu tidak berdasar pada bukti.

“Saya sempat mengemukakan jika kriminalisasi ulama itu benar-benar tidak berbasiskan pada fakta. Saya bahkan juga sudah sempat menyentuh dengan spesial ya, Al Habib Muhammad Rizieq Syihab serta pada waktu lalu saat beliau melawan proses hukum,” papar TGB.

“Lalu beliau memperoleh hukuman itu tidak ada yang berteriak mengenai kriminalisasi. Tetapi saat ini saat masa Pak Jokowi itu seolah-olah semua keburukan disematkan pada Pak Jokowi walau sebenarnya saya lihat tidak semacam itu,” katanya memberikan.