Kegagalan Fungsi GPS Menyebabkan 7 Tragedi yang Memilukan

Kegagalan Fungsi GPS Menyebabkan 7 Tragedi yang Memilukan

rjpkr88newsflash – Salah satunya tehnologi yang sangat memudahkan umat manusia ialah GPS. Fungsi GPS dapat mencari tempat kita serta tunjukkan arah berdasar pada peta.

Karenanya ada GPS, tidak dapat dimungkiri jika kita cukuplah bergantung pada katakanlah Google Maps atau Waze untuk pergi ke mana-mana. Ditambah lagi sekarang ada Ojek serta Taksi Online yang kerja berdasar pada tehnologi ini.

Walau perjalanan kita jadi berasa lebih gampang, nyatanya tehnologi mutakhir juga tidak dapat terlepas dari cacat. Ada banyak masalah kegagalan GPS yang malah berbuntut ketidak beruntungan. Nah, tersebut jejeran tragedi yang muncul sebab kegagalan manfaat GPS.

1. Tersesat 1500 Km.

Sesudah dilaporkan oleh anaknya jika dianya menghilang, seseorang wanita berkebangsaan Belgia berusia 67 tahun bernama Sabine Moreau tampil di hampir 1.500 km. dari tempat aslinya. Perihal ini karena dia sebatas ikuti saran GPS.

Merilis dari laporan Telegraph.co.uk, sebetulnya, dia cuma perlu pergi sejauh 61 km. untuk pergi ke Brussels, ibukota Belgia. Akan tetapi entahlah sebab salah input atau kekeliruan GPS, dianya malah pergi ke Zagreb, Kroasia yang jauhnya hampir 1.500 km..

2. Tersesat ke Tempat Bernama Sama

Pada 2009 lantas, dua orang asal Swedia pergi ke Italia untuk berlibur, persisnya ke kepulauan indah Capri. Akan tetapi nyatanya di aplikasi GPS, Capri yang ia input ialah Capri yang berlainan. Merilis Telegraph, kedua-duanya malah mendatangi kota Capri yang disebut kota industri di utara Italia. Apesnya, kota itu ada sejauh 640 km. dari pulau Capri serta mereka sudah tiba.

Persamaan peristiwanya bila di Indonesia mungkin berikut, Anda ingin pergi dari Jakarta Pusat ke Depok, lantas GPS tunjukkan Anda arah ke Depok, Sleman, Yogyakarta.

3. Ikuti GPS Terbenam ke Danau

Pada Juni 2011, 3 orang wanita pada akhirnya sukses keluar dari mobil Mercedez-Benz yang terbenam di danau, sesudah GPS dengan tidak diakui mengarahkannya ke dermaga serta menceburkannya ke danau Mercer Slough di negara sisi Washington, AS. Dari berita yang ditulis Seattle Times, mereka berkendara pada malam hari serta di gelapnya malam itu mereka cuma dapat memercayakan GPS. Tiada sadar, mereka masuk ke danau.

4. Turis yang Mengendara Mobil Ke arah Laut

Bila barusan korban GPS sampai masuk danau, di Australia, tiga orang turis Jepang berkendara ke arah laut saat road trip. Cuma memercayakan GPS, mereka ingin pergi dari Queensland ke pulau North Stradbroke. GPS tidak menyebutkan pada daratan serta pulau, ada selat selama 15 km. yang disebut perairan lumpur.

Apesnya, saat telah masuk ke lumpur mereka masih yakin pada GPS serta malah berjalan 500 mtr. diatas laut yang berlumpur, ditambah ada air pasang. Pada akhirnya mereka tinggalkan mobil rentalnya untuk berenang ke daratan.

5. Salah Jalan Sampai Terjun Dari Jembatan

Pada Maret 2015, sepasang suami istri pergi dari Chicago ke Indiana, ikuti instruksi GPS. Saat mendekati jembatan, GPS merekomendasikan mereka untuk masih lanjut, walau sebenarnya jembatan itu telah ditutup untuk perbaikan semenjak 2009. Yakin GPS, mereka meremehkan imbauan untuk stop serta pada akhirnya terjun setinggi 11 mtr. dari jembatan itu.

Ini ialah contoh kegagalan GPS untuk memutakhirkan keadaan jalan. Janganlah sangat terpaku pada GPS serta yakin insting Anda bila melancong.

6. Tersesat Sampai Wafat

Sebab kekeliruan GPS yang mengantarkan seseorang perawat berumur 28 tahun serta anaknya yang berusia 6 tahun ke Death Valley National Park di California, AS, mereka tersesat di tengahnya gurun yang kering serta panas itu. Sesudah diketemukan petugas taman nasional 1 minggu lalu, sang ibu tengah tidak sadarkan diri sebab dehidrasi, serta sang anak sudah wafat 2 hari sebelum mereka diselamatkan.

Peristiwa sama berlangsung di Kanada, dimana sepasang suami istri yang ingin road trip ke AS ikuti GPS yang mengantarkannya ke jalan singkat yang salah. Sebetulnya jalan singkat itu tidak salah akan tetapi pada musim spesifik jadi beresiko. Mereka tersesat sejauh 9 km. tiada dapat berjalan ke depan ataupun kembali. Sang suami yang mencari jalan ke depan pada akhirnya wafat sesaat sang istri sukses selamat sesudah bertahan di mobil saat 49 hari.

7. Wanita yang Dibunuh Gangster Sebab Masuk Ruang Bahaya

Sepasang suami istri tengah melakukan hari santainya serta pilih untuk liburan di pantai Niteroi di Rio de Janiero. Sial, ikuti pendapat GPS, mereka ditinggalkan favela yang populer dikuasai oleh gangster, yaitu Caramujo favela. Favela sendiri adalah perkampungan di ruang kota Rio de Janiero yang citranya sekarang tengah dikembalikan dari stigma kriminalitas.

Di Caramujo, mobil mereka terjerat diantara beberapa gangster penjual narkoba serta tiada ampun sang istri ditembak mati oleh seseorang gangster.