Mitos Paruh Burung Rangkong dan Siluman Kuyang di Gorontalo

Mitos Paruh Burung Rangkong dan Siluman Kuyang di Gorontalo

rjpkr88newsflash – Burung Rangkong atau beberapa orang mengatakan kangkareng ialah semacam burung yang memiliki paruh berupa sundul sapi. Tidak hanya paruhnya begitu berharga tinggi, daging burung ini konon enak disantap.

Indonesia sendiri ialah negara dengan tingkat populasi rangkong gading (Rhinoplax vigil) paling besar di Asia. Populasi burung memiliki ukuran besar ini banyak didapati di Pulau Sumatera serta Kalimantan serta beberapa berada di Sulawesi.

Paruh burung rangkong ini seringkali dicari sebab keindahannya yang pas jadikan hiasan. Diluar itu, beberapa pemburu menyengaja ambil paruh rangkong ini untuk di jual di luar negeri untuk jadikan obat.

Akan tetapi, lainnya perihal di Gorontalo, paruh rangkong ini menyengaja diambil untuk penangkal iblis atau siluman kuyang, dalam bahasa Gorontalo dimaksud ponggo.

Siluman ini berwujud kepala manusia dengan isi badan yang melekat tiada kulit serta anggota tubuh serta bisa terbang. Konon menurut masyarakat, siluman ini adalah iblis yang mencari bayi serta darah wanita hamil atau sesudah melahirkan.

Keyakinan Ditempat

Beberapa penduduk Gorontalo sejak dahulu memercayai paruh rangkong begitu ampuh mencegah serta mengusir hantu type kunyang itu.

“Sejak nenek moyang kami telah memercayai paruh rangkong ini begitu ampuh untuk mengusir hantu type ponggo, jadi saat di tiap-tiap rumah ada kepala burung rangkong, mereka “ponggo” itu tidak berani mendekat, jadi bayi atau wanita yang hamil di dalam rumah itu aman,” papar Ridwan Abdullah penduduk yang memercayai perihal ini.

Dia memberikan langkah mengawetkan paruh rangkong ini menjemurnya saat beberapa waktu.

“Sesudah kami bisa paruh itu, lalu diawetkan beberapa waktu untuk keluarkan baunya supaya tidak busuk serta sesudah baunya keluar, paruh rangkong yang masih tetap utuh itu digantung di muka pintu rumah atau di taruh diatas langit-langit rumah menjadi penolak iblis yang dalam bahasa Jawa dimaksud kuyang,” ia menuturkan.

Kuyang adalah type makhluk halus yang berlainan dengan setan biasanya. Makhluk ini bisa kita kenali kehadiran bahkan juga keberadaannya.

“Kehadiran ponggo umumnya diikuti dengan suaranya yang ciri khas “pok-pok-pok” kami yakin nada itu dibuat oleh rambut ponggo yang berputar, mengapa demikian? Sebab ponggo ini berbentuk manusia wanita memiliki rambut panjang tiada tubuh atau cuma kepalanya saja yang terbang,” lanjut Ridwan.

Akan tetapi, seiring waktu berjalan, dikit masyarakat yang yakin dengan kehadiran makhluk gaib ini. Akan tetapi, pemburu rangkong tetap harus ada cuma untuk jual atau jadikan hiasan.

“Anak-anak jaman saat ini tidak yakin kembali dengan perihal ini, akan tetapi buat saya itu bukan mitos tetapi riil serta saya alami, saat ada paruh rangkong siluman kuyang itu belum pernah mendekat, jangankan mendekat suaranya juga belum pernah terdengar,” ia menandaskan.