PDIP Menilai PSI Partai yang Tidak Berakar

PDIP Menilai PSI Partai yang Tidak Berakar

rjpkr88newsflash – Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menyikapi pidato politik Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yang menanyakan sikap beberapa partai nasionalis mengenai prinsip anti korupsi serta toleransi.

Menurut Hendrawan, tiap-tiap partai mempunyai pendekatan serta taktik berlainan mengenai prinsip pemberantasan korupsi serta toleransi.

Ia menjelaskan, PDIP tidak banyak gembar gembor masalah perihal itu. Tetapi lewat praktek serta kultur politik yang dibuat.

“Siklusnya internalisasi, publikasi serta eksternalisasi ideologi. Perlu waktu panjang, itu penyebabnya kami selalu memperingatkan supaya kader mempunyai kesabaran revolusioner,” kata Hendrawan pada wartawan di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Hendrawan pun menanyakan ketekunan kader PSI di masa datang. Menurut dia, pengakuan kader PSI sampai kini cuma hanya untuk merampas nada pemilih supaya bisa maju ke senayan.

“Fair saja, saat ini pasti belumlah dapat dibuktikan. Tetapi mesti disadari mereka berbicara dengan manis serta menarik. Dengan pribadi saya ingin lihat rekan teman PSI berada di Senayan. Akan tetapi beberapa survey tunjukkan partai ini dipandang elitis, tidak berakar, serta condong mengarah atau pas untuk beberapa orang kota,” jelas Hendrawan.

Sumber Dana PSI Dipertanyakan

Di lain sisi, Hendrawan pun menanyakan sumber permodalan PSI menjadi partai baru. Karena, dia memandang partai partai besar sekarang ini kesusahan menggalang dana untuk beriklan di tv, baliho berbayar dan alat peraga kampanye yang lain. Sesaat PSI tampak mudah untuk mendanai cost kampanye.

“Jadi ada yang menarik mengenai PSI. Siapapun konglomerat yang berada di belakangnya, sumber dana dari usaha apakah, dan sebagainya, bisa saja bahan analisis menarik,” lebih Hendrawan.

Meskipun begitu, Hendrawan masih mengapresiasi sikap partai yang kadernya didominasi anak-anak muda itu.

“Selalu jelas kami takjub dengan semangat Gan serta Sis (anak-anak muda) di PSI. Daya juang serta taktik juangnya mesti kita hargai,” kata Hendrawan.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menanyakan sikap beberapa partai nasionalis mengenai sikap anti korupsi serta toleransi yang belumlah di implementasikan. Perihal ini dikatakan Grace waktu mengemukakan pidato politikya di Medan, Sumatera Utara, pada Senin 11 Maret 2019 kemarin.

Grace juga pastikan jika PSI akan berusaha menantang korupsi serta mengawasi toleransi umat beragama.