Saat Pidato Prabowo Subianto di Acara The World 2019

Saat Pidato Prabowo Subianto di Acara The World 2019

rjpkr88newsflash – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto, yakini jika sebagian besar umat Islam di Indonesia ialah muslim yang moderat. Diakuinya prihatin waktu banyak ulama akhir-akhir ini dikelompokkan dalam grup radikal.

Menurut Prabowo, pemimpin mempunyai peranan penting dalam mendidik umat serta mengayomi ulama supaya tidak tersesat ambil jalan radikal.

Hal tersebut seperti dikatakan Prabowo Subianto waktu jadi pembicara penting di The World 2019 Gala Diner yang diadakan The Economist di Singapura.

“Saya meyakini jika sebagian besar umat Islam di Indonesia ialah moderat serta mereka capek sekali digolongkan dalam politik yang radikal. Tetapi satu kali lagi, adalah tanggung jawab seseorang pemimpin untuk pimpin. Pemimpin mesti mengajar,” kata Prabowo dalam info tercatat, Rabu (28/11/2018).

Meskipun begitu, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengakui optimistis lihat sebagian besar pemuka agama di Indonesia. Mencela rasikalisme serta mengkampanyekan ajaran Islam yang damai. Dikatakannya, Islam jalan tengah yang membawa faedah buat semua alam.

“Serta saya begitu optimistis sebab saya lihat banyak pemuka agama di Indonesia yang mencela radikalisme berbentuk apapun, serta ajaran Islam mengutamakan ini,” kata Prabowo.

Karena itu, menurut Prabowo, pemimpin miliki terlibat besar dalam menahan radikalisme berbentuk apapun di Indonesia. Pemimpin ikut harus menyiapkan lapangan pekerjaan buat anak-anak muda supaya optimisme mereka selalu tumbuh.

“Jadi saya meyakini jika pemimpin yang baik akan dapat menurunkan semua bentuk radikalisme. Akan tetapi satu kali lagi, jika ada perasaan kehilangan keinginan, frustasi, pesimisme. Bila tidak ada hari esok buat anak muda, jadi beberapa demagog agama akan memengaruhi mereka,” tegas Prabowo.

Indonesia Butuh Orang Cerdas dan Jujur

Dalam pemaparannya, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan jika sekarang ini Indonesia begitu perlu beberapa orang pintar serta jujur untuk bangun negara demokrasi yang sehat.

“Yang menurut saya sangat menekan, yang diperlukan sekarang ini ialah untuk membuat satu team anak bangsa yang terunggul serta sangat pintar, dengan jujur dan berkarakter kuat tinggi untuk lakukan reformasi serta membuat pemerintahan yang bersih serta anti korupsi,” kata Prabowo dalam info tercatat, Rabu (28/11/2018).

Calon presiden nomer urut 02 ini menyatakan, Indonesia telah masuk darurat korupsi. Masalahnya dari petinggi negeara kelompok anggota dewan serta menteri sampai hakim tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Rumor penting di Indonesia saat ini ialah ramainya korupsi, yang menurut saya telah seperti kanker fase empat,” tegasnya.

Karena ramainya korupsi, Prabowo menjelaskan angka kemiskinan rakyat Indonesia bertambah. Beberapa elitenya malah hidup berkecukupan. Bahkan juga menurut dia, beberapa elite di Indonesia tetap menjelaskan bila apakah yang berlangsung di masyarakatnya baik-baik saja terutamanya berkaitan ketimpangan sosial.

“Beberapa elite mereka berpikir dapat beli semua. Rakyat Indonesia miskin jadi kita beri saja beberapa karung nasi serta mereka akan pilih saya, saya akan beli atau menyogok kebanyakan orang,” sindir Prabowo.