Tim Prabowo Akan Tagih Janji Jokowi Dalam Debat Capres

Tim Prabowo Akan Tagih Janji Jokowi Dalam Debat Capres

rjpkr88newsflash – Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menagih prinsip serta janji Joko Widodo berkaitan penegakan hak asasi manusia (HAM) dalam debat calon presiden serta calon wakil presiden putaran pertama Pemilihan presiden 2019 pada 17 Januari yang akan datang.

Juru Debat Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Saleh Partaonan Daulay, menjelaskan pihaknya sudah mempunyai deretan catatan atau rumor yang dapat diangkat di debat kelak.

Menurutnya, catatan-catatan itu didasarkan pada bukti-bukti empiris yang sudah didapati penduduk pada umumnya.

“Persiapan BPN yang cukup serius malah dalam menagih prinsip serta janji petahana dalam permasalahan penegakan HAM,” kata Saleh

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN itu belumlah ingin memaparkan dengan detil catatan-catatan empiris yang akan mereka angkat itu.

Menurutnya, catatan itu menyengaja dirahasiakan supaya jadi satu perihal yang menarik dalam debat kelak.

“Detailnya, nantikan saja kelak. Jika dikatakan saat ini, jadi tidak menarik,” kata Saleh.

Lebih dari itu, Saleh mengemukakan pihaknya tidak lakukan persiapan spesial dalam melawan debat perdana kelak. Menurutnya, tidak ada masalah HAM yang susah untuk diterangkan.

Masalah HAM, sambungnya, cuma tinggal bagaimana melawannya di saat ini serta yang akan datang. Hal itu, kata Saleh, dapat dijawab sama dengan ketentuan perundang-undangan yang ada serta berdasar pada konvensi atau kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada.

Saleh juga menyatakan pihaknya tidak cemas jika tim Jokowi-Ma’ruf Amin mempermasalahkan kembali pendapat pelanggaran HAM untuk menyerang Prabowo.

Ia memandang Prabowo telah memiliki pengalaman melawan serta menjawab rumor itu semenjak ikuti kontestasi Pemilihan presiden 2009 yang lalu.

“Prabowo kan telah yang ketiga kalinya ini dicalonkan. Orangnya sama. Riwayat perjuangan hidupnya sama. Tentunya, yang dibicarakan juga tidak jauh beda dari itu,” tutur ia.

Debat capres-cawapres perdana yang diselenggarakan KPU akan mengangkat topik sekitar hukum, HAM, korupsi, serta terorisme.

Selama ini sudah ada delapan orang yang bisa menjadi panelis dalam debat itu.

Mereka ialah ahli hukum internasional Hikmahanto Juwana, bekas ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, ahli hukum tata negara Bivitri Susanti, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo, bekas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis.