Timses Jokowi Menilai Prabowo Akan Sulit Menangkan Debat Pilpres 2019

Timses Jokowi Menilai Prabowo Akan Sulit Menangkan Debat Pilpres 2019

rjpkr88newsflash – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding menyangka ada banyak rumor yang akan dijadikan debat pilpres 2019. Rumor itu ialah sekitar hoax PKI, tenaga kerja asing, utang serta kriminalisasi ulama.

Menurutnya, Jokowi tengah menyiapkan diri untuk menjawab serangan hoax itu dalam debat.

“Pak Jokowi akan butuh menyiapkan diri dalam soal menjawab rumor fitnah. Serangan hoax masalah PKI, tenaga kerja asing, utang serta kriminalisasi ulama, sangat disana saja,” kata Karding lewat pesan singkat, Selasa (1/1/2019).

Hal tersebut menyikapi persiapan tim Prabowo-Sandiaga mendekati debat perdana 17 Januari yang akan datang. Koordinator Juru bicara Tubuh Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, pasangan capres nomer urut 02 itu akan minta petuah pada Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Karding sendiri memandang telah selayaknya hal tersebut dikerjakan Prabowo serta SBY, sebab dua jenderal itu rekanan satu konsolidasi. Ia meyakini walau dikasihkan petuah SBY sekalinya, Prabowo tidak akan dapat menang debat.

Faktanya, Jokowi dipandang mempunyai rekam jejak yang lebih baik dibanding Prabowo. Karding menjelaskan, Prabowo mempunyai permasalahan pendapat pelanggaran HAM. Ditambah lagi, Jokowi mempunyai rekam jejak pemerintahan dari tempat wali kota, sampai kursi presiden.

Saat menjabat, klaim Karding, Jokowi mempunyai program serta kebijaksanaan yang baik di semua bagian. Modal empat tahun itu jadi senjata Jokowi di debat perdana.

“Tak perlu sombong serta jemawa, dikasihkan data apapun sebab bertentangan dengan perilakunya, saya duga Pak Prabowo akan susah memenangi debat,” tandas Karding.

Pertemuan Prabowo-SBY

Awal mulanya, Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak yakini terlibat Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengolah persiapan Prabowo-Sandiaga dalam debat capres serta cawapres di tanggal 17 Januari.

“Saya lihat Pak SBY begitu serius, kita bersukur sebab nampaknya beliau telah ambil sikap untuk all out,” kata Dahnil di Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin 31 Desember 2018.

Dahnil menyebutkan, timnya sekarang tengah siap-siap dengan menjadwalkan beberapa pertemuan pada SBY dengan beberapa calon, Prabowo-Sandi. Mereka tengah disiapkan untuk terima saran materi dari beberapa pakar supaya mulus melalui babak pertama dalam lima kali agenda denat dipastikan KPU.

“Untuk persiapan debat, beliau (SBY) telah memberi tips-tipsnya lah, sebab ia miliki pengalaman, ikut materi materi,” jelas Dahnil.