TKN Menyebut Pidato AHY Ingin Program SBY Dilanjutkan Jokowi

TKN Menyebut Pidato AHY Ingin Program SBY Dilanjutkan Jokowi

rjpkr88newsflash – Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengemukakan referensi partainya pada Presiden RI yang akan datang yang diinginkan selalu lakukan pergantian untuk perkembangan Indonesia. Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Maruf Amin menyebutkan AHY ingin program SBY diteruskan Jokowi.

“Ya saya duga Mas AHY jadi corong atau sangat tidak mau beberapa program Pak SBY diteruskan oleh Pak Jokowi,” tutur wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding pada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Karding menjelaskan dalama pidato yang dikatakan AHY tunjukkan pesan jika Jokowi sudah meneruskan program yang ada. Perihal ini menurut dia tidak mengubah kebijaksanaan dengan mencolok.

“Juga sekaligus pesan jika ada banyak program yang telah dikerjakan oleh Pak Jokowi, diteruskan serta disempurnakan oleh Pak Jokowi. Pesan subtansinya ialah kontinuitas program. Jadi tidak beralih pemerintahan lantas beralih pun kebijaksanaan dengan mencolok,” tutur Karding.

Menurut Karding, Jokowi sudah banyak melakukan modifikasi banyak kebijakan terdahulu, salah satunya Kartu Indonesia Pandai sampai pertolongan pangan non tunai. Karding menjelaskan perihal ini memberikan Jokowi bukan sekedar meneruskan program, akan tetapi pun menyempurnakan program yang ada.

“Pak Jokowi sudah menginovasi lakukan diversifikasi pada banyak banyak kebijakan terdahulu serta kita lihat dari contohnya KIP, KIS serta pertolongan pangan non-tunai itu sisi dari usaha Pak Jokowi makin melakukan perbaikan sistemnya. Sekaligus juga mengevektifkan semua bantuan-bantuan serta arti jaringan pengaman sosialnya serta menurut saya ini suatu yang baik, suatu yang menarik,” kata Kiarding.

“Jadi prinsipnya jika Pak Jokowi meneruskan yang baik serta menyempurnakan yang belumlah serta mengkreasi beberapa hal yang baru. Yang ke-2 ini sikap yang baik dari Pak Jokowi,” sambungnya.

Awal mulanya, AHY mengemukakan pidato politiknya masalah referensi partainya pada Presiden RI yang akan datang. Referensi ini, presiden yang akan datang diinginkan lakukan pergantian untuk perkembangan Indonesia.

“Presiden hasil Pemilu tahun 2019, presiden yang diinginkan dapat selalu lakukan pergantian serta perkembangan yang riil buat kehidupan rakyat. Partai Demokrat memiliki pendapat jika inti pembangunan ialah kesinambungan serta pergantian. Continuity and change. Yang telah baik teruskan, yang belumlah baik perbaiki,” kata AHY di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

AHY menjelaskan referensi ini dikasihkan pada presiden yang akan datang sebab Demokrat tidak mempunyai kader penting yang dicalonkan menjadi calon presiden ataupun calon wakil presiden RI periode 2019-2024. Oleh karena itu, peran PD untuk RI ialah mengemukakan referensi program masa Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang prorakyat.